Wednesday, October 8, 2014
TOGEL DARI KUPON SAMPAI TELEPON
Segelas Kopi hitam menemani perangkat komputer jinjingnya terus menyala. Sembari mengisap sebatang rokok, dia sesekali mengernyitkan dahi memutar otak buat menyusun angka.
Tejo, bukan nama sebenarnya, gemar bermain tebak angka atau toto gelap alias togel sejak 2005. Bergelut dengan togel dari modus bermain dengan kupon dan pengecer sampai bertaruh di dunia maya.
Menurut lelaki setengah abad ini, togel merupakan permainan paling mudah meraup fulus. Dengan modal makin besar fulus selangit menunggu di saku. Ketika terjun pertama kali sebagai petaruh togel, dia menggunakan agen atau pengecer.
Bermodal Rp 5 ribu, Tejo memasang empat angka berbeda. Sebelum menjamurnya Internet, beberapa orang juga memesan togel memakai telepon seluler. "Sekarang tinggal bikin akun saja, mudah. Aman dari polisi juga," kata pengusaha konstruksi ini saat ditemui merdeka.com di Jakarta, Sabtu pekan lalu.
Masyarakat semua lapisan menyukai permainan tebak nomor ini. Mulai pengusaha mapan secara keuangan hingga tukang becak. Cukup bermodalkan Rp 1 ribu bisa mendapatkan jutaan rupiah.
Uniknya, permainan togel mempunyai banyak cara untuk berharap mendapatkan nomor jitu. Dari menyusun angka mengandalkan perasaan atau mimpi sampai menyentuh dunia mistis. Untuk penjudi togel, setiap mimpi bisa mempunyai arti tersendiri. "Ini kan cuma hoki-hokian saja, tidak ada yang pasti. Bisa pasang nomor polisi kendaraan, nomor seri uang, atau tanggal lahir, bebas," ujarnya.
Malahan, menurut Tejo, sebagian petaruh nekat menginap di tempat keramat atau angker. Sebagian yang lain tak jarang pergi ke dukun sambil sesajen. Ada lagi yang memakai buku tafsir mimpi atau primbon. Namun semua lelaku semacam itu sudah sulit ditemukan.
penjudi togel zaman sekarang cukup mengakses situs buku tafsir mimpi di dunia maya. Akan muncul deretan angka dengan tafsiran sesuai wujudnya. "Kalau musim hujan begini, sering muncul kodok dan keong. Kodok angkanya 24, keong 02. Biasanya tembus," tutur Tejo seraya tertawa.
Pria asli Sumatera Utara ini lebih banyak rugi ketimbang untung dari bermain togel. Dari pengalamannya, pemain togel mempunyai kelas masing masing. Dia menilai dirinya hanya pemain kecil, bergelut di dunia judi hanya untuk kesenangan semata. Paling tinggi selama ini dia biasa tembus hingga Rp 2 juta dengan taruhan Rp 5 ribu. "Main togel itu bisa candu. Apalagi sampai punya akun di online, susah berhenti," keluhnya.
Petaruh dari kelas bawah agak berkurang dengan perkembangan teknologi terkini. Sebagian penjudi kelas menengah ke atas makin bergelut dengan judi melalui telepon cerdas. "Tinggal pilih kita mau main judi apa? Semua tinggal ke warung Internet atau beli modem doang," kata Tejo.
Laff,
-sister-
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment